Jangan Tunggu Dewasa\! Ini Alasan Medis Kulit Anak Wajib Dilindungi dari Sinar UV Sejak Dini

Sinar matahari memang punya segudang manfaat, mulai dari sumber energi hingga penguat tulang. Bahkan sejak abad ke-19, jemur matahari sudah dikenal ampuh membantu pemulihan bayi kuning. Rahasianya ada pada radiasi ultraviolet B (UVB) tingkat rendah yang membantu kulit memproduksi vitamin D.
Namun, kita harus tetap waspada. Paparan UV yang berlebihan bisa berbahaya, bahkan memicu risiko kanker kulit dan melanoma pada anak. Jadi, perlindungan kulit jangan menunggu dewasa; harus dimulai sejak kecil.
Berdasarkan unggahan Kominfodiy (2025), intensitas sinar UV berada di titik tertinggi pada pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Tanpa perlindungan, radiasi ini bisa merusak DNA kulit hingga memicu mutasi sel. Berikut adalah rekomendasi dari IDAI untuk menjaga si kecil:
* Gunakan Pelindung Fisik: Biasakan anak memakai topi, kacamata hitam, atau jaket saat keluar rumah. Rutinitas Sunscreen: Oleskan tabir surya 15-20 menit sebelum keluar rumah. Tetap gunakan meski hanya di dalam ruangan, karena gadget* pun memancarkan radiasi yang butuh ditangkal. Aturan Pakai: Gunakan minimal SPF 15 dan lakukan reapply* (oles ulang) setiap 2 jam sekali.
Keamanan kulit anak adalah prioritas. Sebelum membeli produk sunscreen, pastikan parents menghindari bahan-bahan kimia berbahaya seperti Paraben, Oxybenzone, Octinoxate. Pastikan perlindungan kulit si kecil maksimal setiap hari. Jangan lupa selalu cek label komposisi pada kemasan sebelum membeli produk, ya\!
Sumber :
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2015, 6 Juni). Menjemur Bayi dengan Tepat. Diakses dari https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/menjemur-bayi-dengan-tepat
###